Bunga Matahari, Ragam Manfaat Sang Penyerap Energi Mentari

Bunga matahari termasuk bunga yang cukup populer di kalangan masyarakat kita. Bunga matahari yang terkenal ini menghasilkan cemilan terdiri dari biji kuaci.

Tanaman ini mempunyai nama latin Helianthus annus L. Kenapa diberi nama Bunga Matahari? Karena bunga ini dikenal tumbuh ke Arah matahari.

Istilah ini dikenal juga dengan istilah ‘heliotropik’. Sebaliknya, pada malam hari, bunga ini akan tertunduk ke bawah.Bunga ini merupakan tanaman introduksi yang berasal dari daerah Amerika.

Di Indonesia, nama daerah yang sering digunakan antara lain Panca Matahari, Bunga Teleng Matahari, Bunga Ledomata, Kembang Sarangenge , Sungeng , dan Purbanegara.

Bunga Matahari mampu hidup di daerah subtropis maupun tropis bahkan pada ketinggian hingga 1.500 m dpl (di atas permukaan laut). Tanaman ini akan tumbuh maksimum pada pH 6,5 – 7,5, suhu pertumbuhan yang optimal antara 22 ° C – 30 ° C, dan cahaya matahari penuh.

Tanaman ini mampu tumbuh hingga 1-3 meter tergantung varietas, selain itu bunganya memiliki batang yang tebal dan kuat.

Bunga tanaman ini relatif cepat, dan tergolong ke dalam tanaman tahunan.Bunga Matahari adalah tanaman dengan sifat terna atau perdu yang memiliki saluran-getah saluran minyak.

Ciri-ciri dari bunga ini adalah kelopak bunganya yang berwarna kuning cerah, daun lebar, memiliki tangkai panjang, batang dan daun lengkap, serta panjang daun yang berkisar antara 10 cm – 30 cm dan lebar 5 cm – 20 cm.

Kepala bunganya besar (perbungaan) dengan diameter bunga dapat mencapai 30 cm, dan di tengahnya terdapat bunga-bunga yang kecil berisi tabung, berwarna coklat.Foto: wikimedia commonsDalam Hal penyerbukan, bunga ini memerlukan polinator untuk mengambil proses pembuahan putik (bunga betina) oleh benangsari (bunga jantan) dan mengahasilkan biji / benih berkualitas.

Varietasnya sangat beragam dan memiliki ciri khas masing-masing. Sebanyak 67 spesies tanaman Bunga Matahari Telah Didistribusikan, dan hanya 417 jenis spesies yang dikembangkan sebagai tanaman hias.
Selain rupanya yang cantik, bunga dengan nama latin Helianthus Annuus juga bisa memberi banyak keuntungan bagi kehidupan. Mungkin sebagian dari kamu masih ada yang belum tahu mengenai manfaat dari bunga yang satu ini. Nutrisi yang terkandung dalam bunga matahari tergolong cukup lengkap, lho!

Bunga matahari termasuk salah satu sumber vitamin E yang jumlahnya sangat melimpah. Selain itu bunga ini juga memiliki kandungan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh seperti fosfor, natrium, kalium, kalsium, magnesium dan masih banyak lagi.

Selain tanaman hias, bunga ini juga termasuk ke dalam salah satu tanaman penghasil minyak nabati. Minyak pada biji bunga matahari memiliki kualitas yang hampir setara dengan minyak zaitun kadar kolestrolnya yang rendah, sering juga digunakan sebagai minyak sayur untuk salad bumbu, juga sebagai bahan baku industeri kosmetik dan pelumas.Bunga ini juga memiliki fungsi tanaman obat.

Hampir seluruh bagian berkhasiat obat. Bunganya sendiri dapat menyembuhkan tekanan darah tinggi, mengurangi rasa sakit pada sakit kepala, mendorong, sakit gigi dan nyeri menstruasi.

Sebagai contoh untuk mengobati sakit kepala, menurut Prof. HM Hembing Wijayakusuma dalam bukunya yang berjudul “Tanaman Berkhasiat Obat Indonesia” (1996), didukung untuk mengambil 25-30 gr bunga ditambah satu butir ikan, tidak dipecahkan, ditambah tiga kelas air, kemudian direbus menjadi setengah gelas, dan diminum setelah makan dua kali sehari.

Bunga berwarna kuning cerah ini merupakan salah satu tanaman yang bagian bijinya dapat menghasilkan minyak dengan segudang manfaat. Minyak dari tanaman hias ini biasanya lebih sering digunakan dalam bidang kecantikan, mulai dari perawatan wajah, rambut, hingga kulit.

Tak sampai di situ, minyak biji bunga matahari ini juga baik dikonsumsi untuk campuran salad atau sebagai minyak goreng karena mengandung asam linoleat yang bagus untuk tubuh.

Selain untuk kecantikan, bagian biji pada bunga matahari ini juga dapat dikonsumsi sebagai santapan diet. Kandungan protein nabati dan serat yang terdapat pada bunga matahari ini mampu mengontrol rasa lapar sehingga kamu akan mudah kenyang dibanding mengkonsumsi hidangan yang mengandung karbohidrat atau lemak.

Bagian akar hingga kelopak dari bunga matahari dapat dijadikan sebagai obat-obatan herbal untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, mulai dari mengurangi rasa nyeri akibat menstruasi, kram otot, mencegah penyakit diabetes, mengatasi sembelit, sampai radang payudara dapat diatasi dengan mengkonsumsi rebusan air dari bunga matahari yang dicampur dengan tumbuhan herbal lainnya.

Daun tunggal dengan ukuran lebar dari bunga matahari ini bisa dipanen sebagai pakan ternak. Akan lebih bagus bila memilih daun bunga matahari dibandingkan rumput liar untuk dijadikan pakan ternak. Sebab, tekstur dari daun bunga matahari yang halus dan lembut ini sangat baik untuk pencernaan hewan ternak.

Ternyata selain untuk pakan ternak bagian dari tanaman bunga matahari yang mengandung fosfor dan nitrogen juga dapat dimanfaatkan sebagai pengganti pupuk.

Kelopak dari tanaman hias ini juga dapat dijadikan sebagai campuran minuman yang memiliki banyak khasiat seperti meringankan sakit kepala, radang payudara dan masih banyak lagi. Kamu dapat membuat minuman herbal dari rebusan kelopak bunga matahari atau bisa juga kamu campur kedalam teh.

Daftar Pustaka : wikipedia.org, satuharapan.com, idntimes.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s