Bambu Petuk Tidak ada Unsur Mistik Namun Faktor Kelainan Genetik (Mutasi) Pada Tumbuhan

Bambu termasuk dalam tumbuhan monokotil sangat fenomenal. Pohon berakar serabut ini banyak dipuja manusia karena mampuyai spesifikasi unik, yakni bambu petuk yang mampu menjadi primadoma bagi pencinta, kolektor maupun pemburunya. Hingga kini bahkan hingga tak lengkang oleh waktu bamnu petuk masih menjadi idaman bagi pecinta bambu unik.

Ada yang meyakini bahwa jenis bambu unik dengan spesifikasi bentuk tertentu diyakini memiliki energi atau tuah bawaan alami, selain menyimpan pesan filosofi yang sangat mendalam sesuai keunikannya.

Keistimewaan lainnya, bambu pethuk ini tumbuh tunas ganda, sisi kanan dan kiri ruas bambu sama-sama keluar tunas yang saling bertemu (pethuk).

Biasanya, secara alamiah, tunas bambu memang selalu tumbuh ke atas. Adalah sebuah keajaiban saat ada bambu yang tunasnya tumbuh ke arah sebaliknya atau saling berhadapan dengan tunas normal lainnya.

Itulah uniknya bambu unik, selain keunikannya bernilai artistik sebagai karya seni alami, ada yang meyakini bahwa bambu unik ini memiliki energi atau tuah bawaan karena mahluk ghoib.

Disinilah terdapat salah persepsi tentang bentuk bambu petuk yang ditafsirkan hasil ulah mahluk ghoib. Esensinya tidak demikian. Pembentukan struktur adanya bambu petuk adalah karena kelainan genetik tumbuhan.

Kelainan genetik adalah sebuah kondisi yang disebabkan oleh kelainan satu atau lebih gen yang menyebabkan sebuah kondisi fenotipe klinis. Kondisi ini dapat disebabkan oleh mutasi baru pada DNA, atau kelainan pada gen yang diwarisi dari indukan pada sebuah tumbuhan.

Secara botani sebagian besar kondisi yang disebabkan oleh kelainan genetik tidak dapat dicegah. Namun ada yang bisa terdeteksi sejak tumbuhan kecil yang dideteksi melalui pemeriksaan totipentensi, namun ini sangat sulit dan rumit, karena melibatkan ilmu botani dan pemeriksaan di lakukan dilaboratorium.

Kelainan genetik pada tumbuhan bambu juga bisa disebut mutasi yang merupakan perubahan genetik baik pada DNA maupun RNA pada urutan gen atau pada kromosom dan menyebabkan munculnya susunan genetik baru (alel) yang merupakan variasi baru dari spesies.

Perubahan pada sekuens DNA menyebabkan mutasi yang berdampak pada inaktif atau ketidakaktifan enzim gen mutan akibat perubahan asam amino. Mutasi tidak selalu menurunkan kualitas gen atau spesies, mutasi juga bisa menguntungkan apabila perubahan enzim oleh gen mutan meningkatkan aktivitasnya.

Pada tumbuhan mutasi bisa dilihat dari perbedaan bentuk, warna atau penampilan pohon atau buah. Penampilan tanaman yang berbeda dari varian spesiesnya menunjukkan adanya mutasi. Mutasi ini bisa disebabkan karena paparan radioaktif misalnya efek bom atom, atau radiasi lainnya. Buah atau tanaman yang menunjukkan mutasi biasanya hanya satu atau beberapa dari sekelompok varian yang sama.

Kelainan genetik atau mutasi pada tumbuhan tidak hanya terjadi pada bambu. Namun juga terdapat pada tumbuhan lainya, seperti misalnya : Buah persik memiliki buah badan ganda yang menyatu, empat buah jeruk yang menyatu di bagian pangkalnya, bunga matahari yang tumbuh bunga matahari di atasnya, Dua jagung dalam satu badan jagung, Daun yang tumbuh di tengah badan ketimun, Buah tomat yang mengeluarkan akar bertunas, Pohon pepaya yang menghasilkan buah mirip pisang dan banyak contoh mutasi tumbuhan lainnya.

Mutasi pada tumbuhan memang bisa terjadi secara alami, namun mutasi juga bisa terjadi akibat dari perbuatan yang disengaja. Seperti misalnya akibat penggunaan bahan-bahan radiasi.

Seperti bambu petuk bisa ditengarai mutasi secara alami. Maka wajar jika untuk menemukan bambu petuk tidak mudah dan sifatnya langka.

Mutasi pada tumbuhan terlihat dari perubahan bentuk ataupun sifat organisme. Hal tersebut dikatakan buruk karena merupakan sebuah penyimpangan. Namun mutasi tumbuhan juga bisa menguntungkan dan berguna bagi manusia. Dalam hal ini bambu petuk menjadi lahan bisnis tipu-tipu.

Lantaran keunikannya ini, bambu pethuk dianggap bertuah. Ada yang meyakini bambu pethuk untuk keselamatan, penglaris usaha, sebagai saran pengundang burung walet, atau dapat digunakan untuk ilmu pelet, ilmu anti bakar, hingga keberuntungan.

Banyak kalangan masyarakat yang memburu benda tersebut, karena diyakini memiliki khasiat dan seribu manfaat yang menguntungkan. Seperti mengundang rezeki, penglaris atau apa saja yang menguntungkan bagi pemiliknya.

Berawal dari sinilah yang kerap menjadi pesona bambu pethuk dapat menghipnotis para pencinta, kolektor maupun pemburu yang tergila-gila.

Dengan fenomena demikian, timbul aksi bisnis tipu-tipu bambu petuk. Ada beberapa pengrajin yang mampu membuat bambu petuk sesuai dengan aslinya, bahkan mirip hingga sulit dibedakan.

Tak tanggung-tanggung bisnis bambu petuk mampu meraup untung hingga ratusan juta rupiah. Bahkan sudah ribuan orang, mungkin sudah jutaan orang yang sudah berjuang untuk mendapatkan namun justru tertipu oleh pihak yang tidak bertanggungjawab

Sudah banyak orang yang membelanjakan harta buat memburu bambu petuk, bahkan ada yang berharap pada harapan yang sesungguhnya semu.

Bagi yang belum tahu, Anda harus berani-berjuang untuk ikut berburu bambu petuk, karena tidak perlu dilengkapi dengan pengetahuan yang cukup, dan hanya mengandalkan hawa nafsu belaka, siap-siaplah untuk memperoleh kebodohan yang panjang, dan menyiapkan uang dan harta yang akan terkuras untuk mengurusi bambu petuk.

Petuk asli buatan tangan, yang disalah gunakan untuk memperoleh keuntungan pribadi, dan celakanya banyak dari kalangan kita yang terbodohi dengan bambu petuk palsu.

Celakanya lagi korbannya adalah orang-orang yang berpendidikan sangat tinggi tetapi tidak terkontrol logikanya. Yang kami lihat dan nikmati sangat prihatin adalah ada guru, pemerintah, anggauta DPR hinggi para pejabat, bahkan seorang ustadz yang memiliki kecerdasan lebih tinggi yang berpartisipasi dalam perburuan bambu petuk.

Nah dengan uraian tetang bambu petuk yang merupakan hasil kelainan genetik atau mutasi ini bisa dijadikan referensi bahwanya kita jangan sampai terjerumus dalam bisnis tipu-tipu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s