Kekeringan disebabkan Karena Manusia Abai Mencintai Pohon

Tampaknya musim hujan pada tahun ini belum benar-benar hadir. Ini ditandai dengan musim kemarau sampe bulan Nopember, yang seharusnya pada Oktober sudah usai.

Seperti yang dilansir tekno.tempo.co menuliskan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika telah memprediksi musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang. Puncaknya jatuh pada Agustus lalu. Namun dampak kekeringan ekstrem masih terasa di beberapa wilayah Indonesia hingga akhir November. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyatakan durasi musim kemarau tahun ini merupakan yang terpanjang kedua, setelah 2015.

Intensitas hujan masih rendah. Kalaupun ada, sekedar gerimis, atau hujan sebentar. Hal ini tak memberikan dampak yang signifikan terhadap kekeringan yang melanda di beberapa daerah.

Seperti misalnya sawah-sawah tampak kering, persedian air sungai mulai menipis, bahkan sumur-sumur warga pedesaan pun sudah mulai sedikit persediaan airnya. Mata air sumur sudah tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan manusia.

Fenomena kekeringan disamping disebabkan oleh kemarau panjang, Namun juga disebabkan oleh ulah manusia. Terbatasnya sumber mata air bukan disebabkan oleh ganasnya kemarau panjang, namun oleh ulah manusia yang tidak bertanggungjawab terhadap eksistensi pohon.

Dengan kata lain mengenai masalah kekeringan (drought) yang definisinya adalah terjadinya pada periode atau jangka waktu yang lama hanya ada sedikit air atau turunnya hujan sehingga berakibat berkurangnya air.

Salah satu faktor penyebab Kekurangan air disinilah dikarenakan ulah manusia yang abai merawat pohon. Selain sebagai sumber oksigen, fungsi pohon yang juga utama adalah menyerap air dan menguncinya ke dalam akar. Dengan demikian air yang terserap ke dalam akar bisa bertahan di sana dan kita mengenalnya sebagai air tanah.

Air tanah sangat banyak sekali manfaatnya, selain menyuburkan tanah. Air tanah juga dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan manusia. Dengan menyerap air ke dalam tanah, maka pohon telah menabung debit air yang ada di bumi.

Dengan menguncinya di dalam tanah maka air tidak akan mudah untuk hilang lagi. Dengan demikian, pohon sangat penting kaitannya dengan penyimpanan air yang berasal dari hujan.

Fungsi dari pepohonan yang selanjutnya adalah mengatasi kekeringan. Hal ini juga tidak lepas dari fungsi akar pohon yang menyerap air.

Akar- akar pepohonan yang menyerap air, akan menyimpannya di dalam tanah. Air yang tersimpan di dalam tanah akan bisa digunakan sewaktu- waktu, terlebih ketika musim kemarau datang.

Ketika musim kemarau tiba, kita tidak mempunyai banyak cukup air seperti ketika musim hujan. Dengan demikian kita memerlukan air dari sumber- sumber di dalam tanah.

Jika kita banyak menanam pohon, maka air yang tersimpan di dalam tanah pun jumlahnya juga banyak. Sebaliknya, jika kita tidak menanam pohon, maka tidak ada air yang tersimpan di dalam tanah sehingga sangat sulit bagi kita untuk menemukan sumber air di dalam tanah tersebut.

Selaim sebagai penyimpan air tanah, secara tidak langsung keberadaan pepohonan di bumi dapat mencegah terjadinya banjir. Mengapa demikian? Hal ini karena fungsi pohon yang telah dijelaskan sebelumnya, yakni menyerap adanya air di dalam bumi.

Air yang diserap ke dalam tanah mengurangi debit air yang ada di permukaan bumi. Sehingga tidak terjadi kelebihan air dan tidak terjadi jenis- jenis banjir. Maka dari itu di beberapa area yang banyak ditanami pohon, kita jarang melihat bencana banjir terjadi.

Hal ini karena sirkulasi air terjaga dan air tersimpan ke dalam tanah berkat keberadaan akar- akar pohon. Semakin besar ukuran pohon, maka kapasitas untuk menyimpan air di dalamnya semakin besar pula.

Jenis akar pepohonan juga mempengaruhi banyak sedikitnya air yang terserap ke dalam tanah, maka dari itulah kita sebaiknya memilih jenis pohon yang sangat sesuai dengan fungsi yang kita harapkan.

Nah, itulah beberapa fungsi atau manfaat dari pepohonan yang mana menjadikan kita untuk banyak menanam pohon. Pepohonan sangat banyak manfaatnya, selain bagi lingkungan seperti yang telah dijelaskan di atas, pepohonan juga dapat mengindahkan lingkungan, menyejukkan mata dan memberikan tempat tinggal seta makanan bagi berbagai macam makhluk hidup.

Daftar Pustaka
tekno.tempo.co
ilmugeografi.com
mediaindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s