Manfaat Berkebun Untuk Kesehatan Mental

Anda yang hobi berkebun atau merawat tanaman bisa dibilang cukup beruntung. Sebab, kegiatan ini juga memberikan ragam manfaat untuk kesehatan mental Anda.

Menurut hasil studi yang dipublikasikan oleh Journal of Health Psychology, berkebun efektif untuk menurunkan tingkat stres dan bisa mempercepat masa penyembuhan pasien setelah operasi ringan.

Peneliti menyimpulkan bahwa berkebun efektif menurunkan kortisol selama periode pemulihan dan masa penyembuhan berangsur lebih cepat pada orang yang hobi berkebun, ketimbang yang tidak menyukainya.

Selain itu, orang-orang yang hobi berkebun ditemukan memilih suasana hati yang positif dan lebih bijak dalam mengelola stres.

Pasien penderita depresi dan kecemasan akut, menurut studi, memperlihatkan kondisi yang lebih stabil dan tenang ketika mereka mulai rajin melakukan kegiatan berkebun.

Peneliti melihat bahwa kegiatan berkebun memberikan para pasien ini tujuan dan harapan yang lebih nyata. Singkatnya, mereka merasa hidup menjadi lebih berarti ketika mereka melakukan proses berkebun, mulai dari menanam bibit, memberikan pupuk, menyiram, dan melihatnya tumbuh menjadi sebuah tanaman.

Manfaat berkebun untuk kesehatan fisik

Anda melihat berkebun sebagai kegiatan yang menjenuhkan karena gerakan tubuh yang cenderung lambat. Namun, menurut riset yang dipublikasikan British Journal of Sport Medicine, berkebun bisa menurunkan risiko terkena serangan jantung sebanyak 30 persen.

Kombinasi gerakan dan efek menenangkan saat berkebun menjadikan gerakan jantung lebih stabil.

Meningkatkan kekuatan kordinasi tangan

Kekuatan tangan, fleksibilitas, dan koordinasi sangat penting untuk tugas sehari-hari seperti membuka guci, membawa paket, dan bermain bersama anak-anak.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di HortScience berkebun adalah cara sempurna untuk mengasah keterampilan dari otot dan syaraf di sekitar tangan. Beberapa menit penyiangan setiap hari bahkan dapat membantu mengimbangi beberapa ketegangan yang disebabkan oleh penggunaan berulang seperti mengetik atau berbicara di ponsel pintar.

Dalam artikel “Why Gardening is Good for Your Mind as Well as Your Body”, Carly Wood mengungkapkan manfaat berkebun bagi pikiran kita. Pengajar di jurusan Nutrisi dan Ilmu Olahraga, University of Westminster ini bilang bahwa berkebun adalah kesempatan bagi manusia untuk berinteraksi dengan alam, terutama bagi mereka yang tinggal di lingkungan perkotaan.

“Semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa berkebun dapat memberikan kontribusi yang sangat baik terhadap kesehatan dan kebahagiaan kita, bukan hanya sebagai sarana untuk menggerakan tubuh saja, tapi juga untuk meningkatkan kondisi mental,” tulis Wood.

Sebuah studi berjudul “Allotment Gardening and Health: A Comparative Survey Among Allotment Gardeners and Their Neighbors Without an Allotment” (PDF), yang dilakukan oleh Agnes E van den Berg, dkk berkesimpulan bahwa berkebun memiliki efek positif bagi kebahagiaan, kepuasan hidup, serta rasa kesepian

Dalam penelitian tersebut, Berg, dkk melakukan survei terhadap 121 orang yang berkebun, dan 63 responden yang tak memiliki kebun. Pada survei itu, mereka menggunakan 4 variabel untuk mengukur tingkat kebahagiaan, seperti stres, kepuasan hidup, kesepian, dan kontak sosial dengan lingkungan.

“84% merasa lebih sehat setelah mengunjungi kebun, 91% merasa lebih bahagia, dan 86% merasa berkurang stresnya,” tulis Berg, dkk dalam laporan itu.

Selain Berg, dkk, Masashi Soga dan dua orang koleganya juga pernah melakukan penelitian berjudul “Gardening is Beneficial for Health: a Meta-Analysis” (PDF) terhadap 22 studi kasus yang membandingkan antara orang yang berkebun dan tidak berkebun. Hasilnya, orang yang aktif berkebun memiliki pengaruh positif pada kesehatan.

“Hubungan positif berkebun dapat diamati untuk berbagai hasil kesehatan, seperti berkurangnya depresi dan gangguan kecemasan, stres, gangguan suasana hati, peningkatan massa tubuh, serta meningkatnya kualitas hidup,” tulis Soga dkk.

Sedangkan penulis Sarah Rayner bilang bahwa berkebun baik bagi kesehatan mental karena ia membuat kita memiliki rasa tanggung jawab. Penulis Making Friends with Anxiety (2018) ini menulis bahwa berkebun membuat kita fokus pada kegiatan yang menyenangkan. Kegiatan seperti itu bisa berkontribusi untuk mengurangi depresi. Berkebun juga dapat memberikan rasa damai, karena waktu seolah berhenti dan kita tak lagi dikejarnya.

“Merawat tanaman adalah cara yang baik untuk belajar menjaga dan menghormati makhluk hidup lainnya,” kata Rayner dilasir Psychology Today.

Selain itu, Rayner menulis bahwa berkebun akan memaksa tubuh kita untuk bergerak, sehingga dapat meningkatkan hormon serotonin dan dopamine (hormon yang membuat kita merasa lebih baik), serta mengurangi hormon kortisol (hormon yang menyebabkan stres).

Tak seperti anggapan banyak orang, berkebun tak selalu membutuhkan lahan luas. Menurut Kementerian Pertanian, ada cara untuk melakukan budidaya tanaman sayuran pada lahan sempit, yakni dengan sistem vertikultur. Sistem ini merupakan sistem pertanian vertikal, yang didesain untuk masyarakat perkotaan, dengan lahan terbatas. Sistem pertanian ini memungkinkan kita untuk menanam 20 batang tanaman, pada lahan seluas 1 meter persegi. Umumnya sistem vertikultur berbentuk persegi panjang, segitiga, berundak, atau menggunakan sejumlah rak.

Sistem pertanian ini pun mudah, sebab kita bisa memanfaatkan benda bekas di sekitar kita seperti bambu atau pipa pralon, kaleng bekas, ataupun karung beras. Tanaman yang cukup mudah dibudidayakan dengan sistem vertikultur diantaranya selada, kangkung, bayam, pakcoy, caisim, katuk, kemangi, tomat, atau sayuran daun lainnya.

Jadi, kapan kamu mau mulai berkebun?

Daftar Pustaka
Tirto.id Manfaat Berkebun bagi Kesehatan Mental – Widia Primastika
Beritagar.id – gaya hidup kapan waktu terbaik menyiram tanaman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s