Kepik Serangga Merah Cantik Yang Bermanfaat Bagi Para Petani

Masa kecil kita sering menemui serangga ini. Di berbagai macam tumbuhan semacam rumput, ilalang, semak belukar pinggiran sungai atau di dedaunan kepik sering hadir. Dalam basa jawa serangga ini dinamai kepik.

Dalam ilmu biologi dinamai Hemiptera adalah ordo dari serangga yang juga dikenal sebagai kepik. Hemiptera terdiri dari 80.000 spesies.seperti tonggeret, kutu daun, anggang-anggang, walang sangit, dan lain-lain. Mereka semua memiliki ciri-ciri khusus seperti mulut berbentuk jarum dan tidak mengalami metamorfosis sempurna.

Serangga kecil yang dikenal sebagai kepik (ladybug) tidak termasuk dalam Hemiptera, melainkan termasuk dalam ordo Coleoptera (kumbang) karena memiliki perbedaan dalam hal anatomi dan siklus hidupnya.

Nama “Hemiptera” berasal dari bahasa Yunani hemi (setengah) dan pteron (sayap) sehingga jika diartikan secara keseluruhan, Hemiptera berarti “yang bersayap setengah”. Nama itu diberikan karena serangga dari ordo ini memiliki sayap depan yang bagian pangkalnya keras seperti kulit, tetapi bagian belakangnya tipis seperti membran.

Sayap depan ini pada sebagian anggota Hemiptera bisa dilipat di atas tubuhnya dan menutupi sayap belakangnya yang seluruhnya tipis dan transparan, sementara pada anggota Hemiptera lain sayapnya tidak dilipat sekalipun sedang tidak terbang.

Kepik atau ladybug adalah serangga berukuran kecil berwarna merah dengan tujuh titik di punggungnya. Ada juga yang berwarna kuning dan oranye. Pola di tubuh mereka juga beragam, tidak hanya tujuh titik hitam.

Kepik punya tubuh berwarna cerah. Ternyata, warna cerah itu bisa melindungi mereka dari serangan pemangsa.

Lukisan Vignet. Minat hub admin.

Di dunia hewan, warna cerah dianggap sebagai sesuatu yang beracun. Karena itu, hewan yang berwarna cerah jarang dimangsa.

Jika ada pemangsa yang nekad, kepik akan mengeluarkan cairan berminyak dan kotor dari sendi di kaki mereka.Kadang, mereka juga suka pura-pura mati untuk menghindari pemangsa

Kepik terdiri dari 5.000 spesies. Banyak, kan? Namun, yang paling terkenal adalah kepik bertubuh merah dengan tujuh titik di punggungnya.

Ciri khas utama serangga anggota Hemiptera adalah struktur mulutnya yang berbentuk seperti jarum. Mereka menggunakan struktur mulut ini untuk menusuk jaringan dari makannya dan kemudian menghisap cairan di dalamnya. Hemiptera sendiri adalah omnivora yang berarti mereka mengonsumsi hampir segala jenis makanan mulai dari cairan tumbuhan, biji-bijian, serangga lain, hingga hewan-hewan kecil seperti ikan.

Hemiptera tidak mengalami metamorfosis sempurna. Anakan serangga dari ordo Hemiptera yang baru menetas biasanya memiliki penampilan yang sama dengan induknya, tetapi ukuranya lebih kecil dan tidak besayap. Fase anakan ini dikenal dengan nama nimfa. Nimfa Hemiptera ini kemudian melakukan pergantian kulit berkali-kali hingga akhirnya menjadi dewasa tanpa melalui fase kepompong.

Serangga anggota Hemiptera perlu melakukan perkawinan agar betinanya bisa membuahi telurnya dan berkembang biak, tetapi kutu daun atau afid yang juga merupakan anggota Hemiptera bisa melakukan partenogenesis (melahirkan tanpa kawin) sehingga mereka tetap bisa berkembang biak tanpa harus kawin lebih dulu.

Hemiptera tersebar di seluruh dunia, kecuali di daerah-daerah yang terlampau dingin seperti wilayah kutub. Cara hidup mereka yang beragam membuat persebaran mereka begitu luas.

Beberapa anggota Hemiptera seperti walang sangit dan tonggeret hidup pada tanaman dan menghisap sarinya. Kepik pembunuh juga hidup di antara tanaman, tetapi mereka memburu hewan-hewan kecil. Sebagian kecil dari Hemiptera seperti kutu busuk diketahui hidup sebagai parasit dan menghisap darah hewan yang lebih besar.

Di dalam banyak kebudayaan, kepik dianggap sebagai hewan pembawa keberuntungan. Salah satunya oleh petani.

Banyak petani yang suka dengan kepik, karena hewan ini suka memakan kutu daun dan hama pemakan tanaman.

Jadi, secara tidak langsung, kepik cantik ini sudah menjaga tanaman di kebun petani yang luas. Karena itulah, petani sangat suka dengan kepik.

Selama hidupnya, kepik bisa memakan 5.000 ekor serangga. Itulah salah satu keunggulan yang sangat disukai oleh petani yang memahi piramida makanan.

Pada pertengahan tahun 1900-an, mereka dibawa ke Amerika Utara untuk mengendalikan kutu daun yang tidak terkendali. Dan ini salah satu bukti keberhasilan petani memperdayakan rantai makanan tanpa harus menggunaka pestisida.

Kepik sangat aktif di musim semi sampai musim gugur. Saat musim dingin, mereka biasanya melakukan hibernasi di bawah batu, kayu, atau di rumah.

Daftar Pustaka
Wikipedia.id – Hemiptera
Bobo.grid.id – Willa Widana – dalam judul Kepik, Serangga Cantik Pembawa Keberuntungan bagi Para Petani – 28 Juli 2018

Lukis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s