Cara Menyuburkan Media Tanam dengan Fermentasi Pupuk Organik

Credit pic : koleksi pribadi

Pada pekan lalu saya telah memulis artikel yang berjudul “Bukan Memberi Pupuk Pada Tanaman Namun menyuburkan Media Tanam” pada berada group facebook ini yang merespon sangat baik dan menyambut dengan santun.

Berawal dari artikel tersebut, ada seorang temans fesbuk yang bertanya via inbox bagaimana cara menyuburkan media tanah tanpa menggunakan bahan kimia.

Pupuk merupakan salah satu unsur penting dalam budidaya pertanian. Tanpa pupuk apalah arti tanaman. Ia akan tumbuh namun kurang menyenangkan bahkan tidak sesuai keinginan. Pun pupuk menjadi aktor penting dalam percepatan pertumbuhan akar. Logikanya tumbuhan tanpa akar tidak dapat menjalani pertumbuhan cabang, dahan, dan ranting.

Melihat hal tersebut, maka tentunya pupuk memiliki fungsi yang vital dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman, baik tanaman hias maupun pohon buah dan juga jenis pohon lainya.

Terdapat dua jenis pupuk yang umum dipakai yakni pupuk kompos dan anorganik. Keduanya memiliki fungsi yang sama. Namun pupuk anorganik memiliki efek residu atau dampak negatif bagi air muka tanah juga lingkungan sekitar jika digunakan secara kontinyu.

Penggunaan pupuk organik menjadi alternatif sebagai media tanam. Namun demikian pupuk organik tidak terdiri dari satu unsur. misalnya hanya terdiri dari kotoran kambing saja. Tidak demikian. Karna banyak faktor pendukung guna menyuburkan media tanam. Dan juga tidak bisa langsung diaplikasikan. Tentu harus melalui proses fermentasi.

Berikut bahan baku yang diperlukan untuk membuat pupuk organik adalah sebegai berikut penjelasan ringkasnya :

KOTORAN KAMBING, Salah satu kegunaan yang paling umum adalah sebagai pupuk. Pupuk kandang kambing dapat membantu menghasilkan tanaman yang lebih sehat.

Kambing tidak hanya menghasilkan kotoran yang bisa di jadikan pupuk yang lebih bersih, tetapi kotorannya biasanya tidak menarik serangga atau merusak tanaman. Kotoran kambing kering hampir tidak berbau dan bermanfaat bagi tanah sebagai unsur hara. Jadi sebaiknya yang dipersiapak kotoran kambing kering. Kalaupun tidak ada, yang masih basah pun tidak menjadi masalah, karena nantinya akan difermentasi.

SEKAM, bersifat sangat ringan. Tujuan melibatkan sekam adalah bersifat ringan. Sehingga saat diaplikasikan ke dalam pot, bobotmya tidak terlalu berat. Juga karena sifatnya yang netral dapat menjadikan pupuk semakin bagus.

Jenis sekam bisa mentah atau bakar, bisa disesuaikan kebutuhan. Jika untuk tanaman tahan kering seperti bougenvil, adenium, kaktus, sejenis tanaman ini sebaiknya menggunakan sekam mentah. Namun bila untuk tanaman butuh kelembaban gunakanlah sekam bakar.

COCOPEAT, Adalah serabut kelapa yang sudah dilembutkan. Product ini bisa ditemukan di berbagi depot bunga. Atau bisa membuat sendiri dengan cara di potong dengan ukuran proposional, setelah itu diparut. Bila cocopeat tidak ada bisa diganti dengan modul atau bisa disebut grajen bekas media jamur. Grajen banyak terdapat di depot penggergajian kayu atau depot pembuat jendela kayu/pintu. Grajen adalah limbah sisa dari penggergajian kayu.

Setelah kita mengumpulkan tiga bahan tersebut hal selanjuya harus dilakukan adalah untuk membuat larutan starter atau biofermentasi yang akan terdiri dari EM4. Starter bisa berupa konsentrasi gula pasir yang larutkan dalam air. Jika yang butukankan satu liter air berati gula pasir yang sediakan cukup tiga sendok makan.

Tahap berikutnya adalah mencapur adukan kotoran kambing, sekam, dan cocopeat dengan perbandingan 50:30:20. Diaduk hingga merata pada suatu wadah. Jika pengadukan hendak dilakukan di atas tanah sebaiknya dilapisi plastik/terpal agar tidak tercampur dengan tanah dan agar starter dam EM4 tidak cepat merembes ke tanah.

Setelah melakukan pencampuran bahan baku pupuk organik maka pastikan semua bahan menjadi homogen atau tercampur secara baik.

Jika telah selesai melakukan pengadukan bahan baku, Langkah selanjutnya Siram dengan bioferentasi yang telah dicampir dengan starter. Siramlah dari sususan atas hingga paling bawah hingga merata. Jangan sampai becek. Siram secara perlahan, cukup merata saja.

Setelah selasai mengolah bahan baku Gali parit dangkal, atau ukuran sesuai kebutuhan. . Usap sisi parit dengan air atau campuran air kencing kelinci. untuk mencegah kelembaban dan nutrisi bocor dari tumpukan kompos.

Parit dangkal akan menjadi fondasi tumpukan kompos. Parit juga membantu menahan kelembaban terutama selama musim kemarau.

Taruh bahan tanaman kering seperti ranting pohon kecil, batang jagung atau batang sorgum. Potong bahan tanaman menjadi potongan kecil. Sebarkan bahan kering secara merata di bagian bawah parit.

Taburi dengan air menggunakan kaleng penyiram atau baskom untuk memastikan semua bahan lembab tetapi tidak basah.

Pada parit masukkan bahan tanaman kering seperti rumput, daun kering yang dicampur dengan tanah atas, kotoran dan abu.

Baru kemudian masukan bahan baku pupuk organik ke dalam parit. Jika sudah masuk semua tutup kembali dengan daun-daun kering. Jika melakukan pada musim kemarau tidak perlu ditutup dengan plastik polyethyene ada bagian paling atas. Namun jika pada musim hujan, diupayakan tidak terkena air hujan.

Lukisan Crayon untuk anak. Sangat cocok di pasang di dinding kamar anak utk merangsang kreativitas anak. Harga 50.000 lain ongkir.
Bisa hubungi admin

Namun jika tidak mau repot dengan membuat parit, bahan baku pupuk organik bisa dimasukan dalam karung diikat dengan sebaik mungkin, simpan ditempat teduh dan terjada dengan baik.

Setelah tiga minggu, Anda dapat membuka hasil fermentaso tadi. Jika masih menimbulkan bau yang kurang sedap tutup kembali, lalu buka satu minggu kemudian.

Lukisan Crayon untuk anak. Sangat cocok di pasang di dinding kamar anak utk merangsang kreativitas anak. Harga 20.000 lain ongkir.
Bisa hubungi admin

Jika pupuk organik sudah siap diaplikasin, jangan lupa jika hendak memasukan dalam pot, didahuli dengan meletakan bahan gabus/spon ke dalam pot paling dasar. Kenapa gabus/spon, karena bersifat netral untuk menghindari sarang berbagai penyakit atau hama yang terkadang masuk melalui lubang drainase (lubang pot bawah) .

Nah, itulah tadi cara membuat pupuk berasal dari bahan organik secara sederhana dan berikur cara mengaplikasikan dalam pot. menarik bukan ? semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Jika hendak bincang-bincang mengenai tanaman bisa join ke WA 081390220616. Atau bisa juga klik di griyakemuning.wordpress.com

Trimakasih, salam satu hobi.

Lukisan Crayon untuk anak. Sangat cocok di pasang di dinding kamar anak utk merangsang kreativitas anak. Harga 25.000 lain ongkir.
Bisa hubungi admin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s