Fungsi Empat Hormon Kalin dalam Struktur Tumbuhan

Sebagai penghobi tanaman hias ataupun tumbuhan lainya, sudah sepantasnya kita mengetahui struktur tubuh pohon yang di dalam terdiri dari beberapa hormon yang menstimulan jaringan struktur tumbuhan

Esensinya Setiap tumbuhan memiliki struktur yang berupa akar, batang, daun, bunga, dan buah. Struktur tersebut dapat tumbuh sempurna dengan adanya faktor intrasel yang terdapat di dalam gen dalam bentuk pembawa sifat yang biasa disebut hereditas.

Intrasel adalah proses perubahan zat makanan dari molekul kompleks menjadi molekul sederhana dengan bantuan enzim didalam sel organisme .

Selain faktor intrasel, terdapat pula faktor intersel yang berupa hormon-hormon pada tumbuhan. Karena memang setiap mahluk hidup mempunyai hormon, tidak hanya manusia saja, tumbuhan pun mempunyai hormon.

Tumbuhan memiliki beberapa hormon, salah satunya adalah hormon kalin, adalah hormon yang dihasilkan oleh tumbuhan pada jaringan meristem dan berfungsi untuk memacu pertumbuhan organ-organ tumbuhan.

Hormon kalin ini memiliki peranan penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Hormon kalin juga dapat bekerja sama dengan fitohormon lain yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Berdasarkan pada fungsi dari hormon kalin dibedakan menjadi empat bagian yang memiliki fungsi yang berbeda-beda. Adapun Empat jenis hormon kalin tersebut adalah sebagai berikut.

HORMON KAUKOKALIN, Fungsi dari hormon ini adalah perangsang pembentukan, pertumbuhan dan perkembangan pada batang tanaman. Adanya hormon kaulokalin ini dapat membantu batang pada tanaman tumbuh dengan baik. Karena batang tanaman sendiri berfungsi sebagai penopang dari suatu tanaman, maka pertumbuhan batang harus sempurna.

HORMON ANTOKALIN merupakan hormon merangsang pertumbuhan dari bunga hingga pembuahan. Hormon ini juga membantu merangsang pertumbuhan buah muda menjadi matang. Karena antokalin ini merupakan asam yang mampu menghasilkan bunga hingga ke arah pembuahan.

HORMON RHIZOKALIN adalah hormon yang berfungsi sebagai perangsang pertumbuhan dan perkembangan akar tanaman. Hormon ini membantu merangsang terbentuknya akar, baik akar primer maupun akar sekunder. Karena akar sendiri berfungsi sebagai penyerap zat hara atau air dari dalam tanah dan disalurkan ke seluruh organ pada tumbuhan.

Menarik bukan? Dengan kita mengetahui empat hormon tersebut diharapkan kita dapat memperlakukan pada setiap tumbuhan dengan baik, sehingga dapat menghasil tumbuhan yang diinginkan.

HORMON FILOKALIN, adalah hormon yang merangsang pertumbuhan pembentukan daun. Hormon ini juga memiliki peranan penting terhadap perkembangan tumbuhan, karena pada daun inilah terjadi fotosintesis yakni untuk menghasilkan makanan pada semua bagian pada tumbuhan. Selain itu, ketika tumbuhan kekurangan atau kelebihan air, maka kutikula yang ada di permukaan daun dapat melakukan proses penguapan yang disebut proses transpirasi.

Jika ingin sekedar ngobrol-ngobrol tentang tanaman bisa join ke WA 081390220616 sekaligus menjalin tali silaturahmi. Atau kunjungi di griyakemuning.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s