Cara Mencangkok Agar Lebih Efektif dan Efisien dari Pohon Semai Biji

Cangkok adalah cara memperbanyak tanaman atau perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan dengan menanam batang atau dahan pada pohon indukan. Rekayasa cangkok mengupayakan agar batang/dahan berakar terlebih dahulu. Jika telah matang dan mapan, dilakukan pemotongan batang dengan menggunakan gergaji secara hati-hati agar hasil menjadi baik.

Mencangkok dilakukan dengan cara menguliti batang/dahan hingga bersih, agar kambium benar-benar hilang dengan diameter sepanjang 5-10 cm atau tergantung kebutuhan. Jika ingin lebih maksimal lagi, hasil sayatan jangan langsung dibungkus tanah. Sebaiknya diamkan sehari lebih dulu agar hasil lebih mengering.

Seperti misalnya kita melakukan sayatan pada sore hari.  Sebaiknya biarkan lebih dulu sampai besok sorenya. Pada saat inilah waktu yang tepat untuk kita melakukan pembukusan menggunakan media tanah di campur cocopeat dengan perbandingan 30 : 70. Usahakan lebih banyak cocopeat,  karena tanah yang 30 persen hanya berfungsi sebagai pengikat akar.  Namun jika tanah rasio 70 , media akan cepat mengeras dan pertumbuhan akar sangat lambat.

Pun sebaliknya. Bila cocopeat lebih banyak, media cangkok bersifat gembur, sehingga akan memudah akar lebih cepat berkembang biak. Karena media cocopeat bersifat lebih lunak dan elastis.

Campuran tanah dan cocopeat dalam pastikankeadaan lembab. Pengertian lembab di sini tidak basah maupun terlalu becek. Jika masih mengandung air peraslah terlebih dahulu, pastikan air bener-benar habis.

Bungkuslah cangkokan dengan plastik agak tebal. Hal ini untuk menghindari penguapan. Dan usahakan tali pengikat jangan mengunakan tali rafi yang sangat mudah disusupi semut yang dapat membuat gagal cangkok. Gunakanlah tali yang terbuat ban dalam bekas. Ban sepeda motor yang bagian dalam kita gunting kecil-kecil hingga menyerupai tali karet.

Tali yang demikian itu bersifat sangat lentur dan tidak mudah bagi semut untuk masuk menjadikan media cangkok sebagai sarang yang akhirnya merusak bakal akar yang hendak tumbuh.

Salah satu contok cangkok pada tanaman hias jenis jasmine thailand

Seperti yang sudah saya jelaskan di paragraf sebelumnya. Pada saat mencangkok, kambium di cabang atau ranting harus dihilangkan dan benar-benar kering agar pada kulit tidak terbentuk kembali. Bila tidak tuntas, maka akar tidak dapat terbentuk. Pun sebaliknya, jika lapisan kambium tersebut bersih, maka hasil fotosintesis terkumpul pada batang/dahan yang telah dibersihkan. Sehingga pertumbuhan akar dapat terangsang dengan baik.

Cara perkembang biakan dengan mencangkok sangat efektif dan efisensi untuk jenis tanaman/pohon buah-buahan. Efektif, Karena rasa dan bentuk buah yang dihasilkan akan sama pula dengan induknya. Sedangkan efisien, jika hasil cangkok di tanam di halaman depan rumah, pohon cangkok tidak membesar dan pengakaran tidak mengganggu pondasi ruman. Karena akar yang dihasilkan hanya serabut.  Tanaman hasil cangkok pun sangat cocok untuk di tanam pada media pot. Berkesan sangat mungil dan dapat berbuah.

Hasil cangkok pohon beringin kimeng dengan pengakaran yang sudah bagus untuk turun cangkok

Berbeda jika perkembangbiakan pohon dilakukan dengan cara semai atau tanam biji, tanaman yang dihasilkan akan membesar dan tidak efektif untuk ditanam di depan rumah maupun dalam media pot. Lebih efektif di tanam di lahan luas atau area perkebunan. Karena perkembangbiakan akar sangat besar. Dan tidak efisien, karena pohon semai biji dalam proses pembuahan sangat membutuhkan waktu relatif lama.

Tumbuhan hasil cangkokan akan lebih cepat berbuah dibandingkan tanaman yang ditanam dari biji dan hasil pohon cangkok memiliki sifat yang sama dengan indukan pohon. Dengan demikian untuk melakukan rekayasa cangkok sebaiknya memilih pohon unggul dan berkualitas. Karena jika asal memilih indukan, akan sia-sia apaya telah kita lakukan.

Akan tetapi, tanaman hasil cangkok mudah roboh karena sistem perakarannya adalah serabut, berhati-hatilah dalam tanam pohon hasil cangkok. Jika pohon hasil cangkok ditanam di halaman rumah, bisa disiasati dengan cara rutin melakukan pemotong dahan dan ranting (semi pruning) agar seimbang perantinganya.

Tanaman hasil cangkok tak tahan terhadap musim kemarau. Kita sangat dituntut untuk sering menyiram. Di tanam di halaman rumah maupun dalam media pot, kita harus rajin melakukan penyiraman. Bagi saya hal ini tidak menjadi masalah, karena toh sudah menjadi kewajiban seorang penghobi tanaman untuk merawat apa yang sudah menjadi kesenangan kita.

Namun demikian, tidak semua tumbuhan bisa di cangkok. Tumbuhan yang bisa di cangkok hanyalah tumbuhan dikotil atau tumbuhan biji terbuka.

Beberapa contoh pohon yang tidak bisa dicangkok adalah pohon kelapa, pohon kurma, pohon kolang-kaling atau jenis palem-paleman, pohon bambu, pohon pisang dan masih banyak lagi. Secara kasat mata, pohon yang tidak bisa dicangkok adalah jenis pohon berbatang tunggal.

Lukisan Crayon untuk anak. Sangat cocok di pasang di dinding kamar anak utk merangsang kreativitas anak. Harga 50.000 lain ongkir. Bisa hubungi admin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s