Melati Belanda

Sejatinya Melati belanda bukan bunga berasal dari negeri kincir angin. Bunga ini sangat cocok di daerah tropis, sangat menyukai terik, dan tumbuh di dataran rendah.

Namun sangat disayangan kalangan tertentu gemar sekali menamai tanaman dgn nama yang berbau impor.

Bunga ini berwarna merah. Saya lebih suka menyebut melati merah. memiliki nama latin Combretum indicum/Quisqualis indica.

Melihat nama latin “indica” dapat ditarik kesimpulan varietas ini berasal dari Indonesia. Seperti misalnya asam jawa dengan nama latin Tamarindus Indica.

Seperti adenium, kebanyakan orang menyebut kamboja Jepang. Padahal adenium berasal dari dataran kota Aden Yaman.

Mungkin fenomena ini, Masyarakat Indonesia menamakan adenium sebagai kamboja jepang, dikaitkan dengan stereotipe yang beredar.

Contohnya buah-buahan yang besar biasa disebut sebagai Bangkok, sedangkan tanaman yang kecil-kecil biasa disebut Jepang.

Oleh karena itu, jika dahulu kala sudah ada kamboja yang sosok tanamannya tinggi besar maka begitu ada tanaman yang sosoknya kecil tapi mirip kamboja, disebutlah sebagai kamboja jepang.

Atau seperti bougenvil varian tertentu dinamai bougenvil singapura. Lalu ada lagi, beringin korea yang sejatinya bernama ficus compagna/micronea. Dan masih banyak lagi nama-nama yang sering mengambil dari istilah lain.

Bahkan ada nama yang berbau nama mata uang, seperti beringin dollar. Saya sendiri sangat geli, ketika tanaman genus ficus dilabeli dengan istilah dollar.

Sampai-sampai ada temen saya yang mengira tanaman ini berasal dari negeri paman sam. Sempat tertawa simpul saya. Bahwa haketkatnya jenis tanamam ficus, sebagain besar berasal dari India dan penyebaran melalui Thailand lalu ke Indonesia dan menyebar di asia..

Memberi nama tanaman hias berbau impor merupakan bagian dari orientansi bisnis. Dan Ini sering terjadi.

Bagi kalangan pembisnis tanamam, fenomema menyematan nama tanaman dengan istilah impor, mereka sangat perlu untuk mengembangkan sebagai strategi sales.

Membuat penasaran, menyusun strategi,, dan menarik pelanggan untuk membeli. Mungkin bagi calon pembeli yang tidak memahami akan mudah terpengaruh dengan daya pikat tersebut.

Namun saya sangat keki ketika mendengar istilah melati belanda, bougenvil singapur, beringin dollar, kamboja jepang, jasmine Thailand, asem londo, dan masih banyak lagi.

Nama-nama itu mengindikasikan bahwa kita tidak percaya diri dengan istilah apa yang ada disekitar kita. Dengan istilah negeri sendiri bukanya lebih baik.

Jika keluar dari ilmu pakem, yakni botani, Saya mungkin lebih sepakat menamai melati belanda dengan melati merah. Karena bunganya berwarna merah.

Atau bougenvil singapur dengan nama bogenvil mungil, yang menggambarkan bentuk pohon berdaun mungkil dan bunganya lebih kecil dari bougenvil lainya.

Beringin dolar misalnya. Lebih tepat kita beri nama beringin daun bulat. Karena memang beringin jenis ini daunya agak bulat.

Demikian juga kamboja jepang lebih cocok dengan sebutan adenium. Asem londo lebih tepat dengan sebutan asem kranji, jasmine thailand dengan nama jasmine air.

Atau, temans pembaca yang budiman bisa memberikan nama tanaman yang ada dipekarangan rumah dgn inspirasi sendiri yang merupakan hasil renungan malam bersama secangkir kopi.

Lha wong saya aja memberi nama kucing dengan panggilan zombie. Masa kamu engga bisa?

Lukisan Crayon untuk anak. Sangat cocok di pasang di dinding kamar anak utk merangsang kreativitas anak. Harga 50.000 lain ongkir. Bisa hubungi admin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s